Aku cuba sedaya upaya, namun masih gagal. Ku lihat kiri dan kanan, semuanya sekata dan senada. Hanya aku yang masih terkial-kial. Aku seperti badut.
Semalam, buat kali keduanya aku mengikuti kelas intermediate/advance steps. Memandangkan Tahun Baru Cina sudah berlalu dengan penutupnya sabtu lepas, ramai yang hadir terutamanya orang-orang cina. Selain aku, Kak Nor dan seorang lagi, yang lain adalah cina. Tapi aku disangka cina juga oleh seseorang yang menegur aku minggu lalu. Dia menyarankan aku agar ke depan untuk memudahkan penglihatan dalam bahasa kantonis. Aku membalas dengan mengatakan aku malu dan tidak berganjak.
Seperti juga minggu lalu, aku masih lagi terkial-kial dengan beberapa langkah yang agak pantas. Namun, dengan perangsang dari beberapa ahli, aku yakin aku akan dapat melakukannya dalam beberapa bulan lagi.
Semalam, buat kali keduanya aku mengikuti kelas intermediate/advance steps. Memandangkan Tahun Baru Cina sudah berlalu dengan penutupnya sabtu lepas, ramai yang hadir terutamanya orang-orang cina. Selain aku, Kak Nor dan seorang lagi, yang lain adalah cina. Tapi aku disangka cina juga oleh seseorang yang menegur aku minggu lalu. Dia menyarankan aku agar ke depan untuk memudahkan penglihatan dalam bahasa kantonis. Aku membalas dengan mengatakan aku malu dan tidak berganjak.
Seperti juga minggu lalu, aku masih lagi terkial-kial dengan beberapa langkah yang agak pantas. Namun, dengan perangsang dari beberapa ahli, aku yakin aku akan dapat melakukannya dalam beberapa bulan lagi.
No comments:
Post a Comment